Peredaran Motor STNK-an di Pulau Sapudi Madura Makin Marak, Polsek Diduga Terlibat

- Editorial Team

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Polsek Sapudi bersiap saat kedatangan kapal di Pelabuhan Tarebung, Pulau Sapudi, Sumenep, Madura.

Anggota Polsek Sapudi bersiap saat kedatangan kapal di Pelabuhan Tarebung, Pulau Sapudi, Sumenep, Madura.

inSUARA.id – Jalur perdagangan motor tanpa bukti kepemilikan resmi alias motor STNk-an di Jawa Timur khususnya di Pulau Sapudi yang termasuk bagian dari wilayah Kepulauan Sumenep, Madura, diduga semakin marak.

Pulau Sapudi yang menjadi perlintasan kapal dari Madura ke Jawa dan sebaliknya, dinilai menjadi lokasi ideal bagi jalur perdagangan motor STNK-an atau biasa disebut motor durno oleh warga setempat.

Bukan tanpa sebab peredaran motor STNK-an di Pulau Sapudi menjadi target penjualan. Selain harganya yang murah, biasanya hanya separuh dari harga yang lengkap dengan BPKB, tidak adanya razia lalu lintas juga menjadi alasan.

Menurut keterangan narasumber berinisial FF yang merupakan tokoh pemuda Pulau Sapudi, praktik penjualan motor STNK-an di daerahnya sudah berlangsung lama dan diduga kuat ada keterlibatan pihak aparat dari Polsek setempat.

“Untuk setiap motor STNK-an yang masuk ke Pulau Sapudi, Polsek mendapat jatah Rp 300 ribu dari makelar yang mengirim. Biasanya motor asal Situbondo dan Sampang yang banyak masuk,” bebernya. Rabu (05/07/26).

Jadwal kapal penyeberangan dari Madura maupun Jawa yang menuju Pulau Sapudi tiga kali dalam seminggu, lanjut FF, semakin menambah volume motor STNK-an yang beredar bebas tanpa tindakan petugas.

Baca Juga:  The Art of Public Speaking: Tips and Techniques for Delivering a Powerful Presentation

‘Barusan hari ini saja ada motor STNK-an yang berhasil bebas masuk ke Pulau Sapudi. Tinggal kalikan saja Rp 300 ribu per unit dikali minimal 3 unit setiap kedatangan kapal,” ujarnya.

Sementara Kapolsek Sapudi AKP Taufik Rahman yang dikonfirmasi mengenai dugaan keterlibatan pihaknya dalam peredaran motor STNK-an yang semakin ramai di pulau yang terkenal sebagai penghasil sapi kerap terbaik itu, membantahnya.

“Tidak ada, saya belum menemukan itu. Coba nanti saya tanyakan dulu ke anggota saya. Tidak tahu kalau sebelum-sebelumnya ya,” dalih Kapolsek Sapudi yang pernah menjabat posisi yang sama di wilayah Pulau Sapeken. Rabu (05/07/26).

Baca Juga:  China's Growing Influence in International Politics: Implications for the World Order

Tak cuma motor, mobil STNK-an juga banyak beredar bebas di Pulau Sapudi, setelah terlebih dahulu sebelumnya menyisihkan jatah untuk aparat, sebesar Rp 3 juta dari setiap unit yang didatangkan.

Selain Pulau Sapudi, daerah Kepulauan Kangean juga dikabarkan menjadi surga bagi para penjual kendaraan bermotor STNK-an termasuk pihak-pihak yang berwenang, tentunya menjadi pekerjaan rumah bagi Polres Sumenep yang kini telah naik status menjadi Polresta yang dipimpin Kombes Ariek Indra Sentanu.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel insuara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AJS Siap Sukseskan Pemilihan Duta Anti Narkoba Madura
Puluhan Pengunjung Mr Ball Positif Digelandang BNNP Jatim dan BNNK Sumenep
Beda Pernyataan Kasi Intel dan Kasi Pidsus, Kejari Sumenep Dituding Masuk Angin
Gunung Sampan Situbondo Diduga Masih Jadi Sarang Maksiat, Nama Ketua RT Mencuat
Setelah Mobil Bekas, Ipung Bocah Sakti Disebut Produksi Rokok Ilegal
Eks Kabag Hukum Pemkab Sumenep Disebut Markus Pejabat
Ngaku Berhubungan dengan Slamet Ariyadi dan Tipu Investasi Dapur MBG, Perempuan Ini Dipolisikan
Sita Miras di Tempat Hiburan yang Tutup, Satreskoba Polresta Sumenep Dinilai Garing

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 01:35 WIB

AJS Siap Sukseskan Pemilihan Duta Anti Narkoba Madura

Minggu, 1 November 2026 - 13:28 WIB

Puluhan Pengunjung Mr Ball Positif Digelandang BNNP Jatim dan BNNK Sumenep

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Beda Pernyataan Kasi Intel dan Kasi Pidsus, Kejari Sumenep Dituding Masuk Angin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Gunung Sampan Situbondo Diduga Masih Jadi Sarang Maksiat, Nama Ketua RT Mencuat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Setelah Mobil Bekas, Ipung Bocah Sakti Disebut Produksi Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Jajaran Pengurus AJS (Aliansi Jurnalis Sumekar).

Daerah

AJS Siap Sukseskan Pemilihan Duta Anti Narkoba Madura

Jumat, 6 Nov 2026 - 01:35 WIB