Diduga Terima Sejuta, Polsek Sapudi Lepas Motor STNK-an Gres yang Sebelumnya Ditahan

- Editorial Team

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kedatangan penumpang di dermaga Pelabuhan Tarebung, Pulau Sapudi, Sumenep, Madura.

Suasana kedatangan penumpang di dermaga Pelabuhan Tarebung, Pulau Sapudi, Sumenep, Madura.

inSUARA.id – Polsek Sapudi santer dikabarkan menerima uang cash senilai satu juta rupiah kala melepaskan motor STNK-an gres yang sebelumnya ditahan saat baru memasuki Pulau Sapudi.

Maraknya peredaran jual beli bebas mobil dan motor STNK-an gres alias yang baru keluar dari dealer dengan harga murah, body kinyis-kinyis, kilometer nol dan kunci kontak ganda di Pulau Sapudi, Sumenep, Madura, tengah menjadi sorotan.

Perdagangan gelap mobil dan motor STNK-an di Pulau Sapudi cenderung alami peningkatan jumlah dalam beberapa tahun terakhir yang dinilai merupakan hasil kerjasama apik antara pembeli, penadah dan aparat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jadwal kapal penyeberangan dari Madura maupun Jawa yang menuju Pulau Sapudi tiga kali dalam seminggu, diduga juga semakin menambah volume motor STNK-an yang beredar bebas tanpa tindakan tegas petugas.

Baca Juga:  Tidak Segan Proses Anggota Bermasalah, AJS Apresiasi Kapolresta Sumenep

Untuk setiap motor STNK-an yang masuk ke Pulau Sapudi, Polsek mendapat jatah Rp 300 ribu dari makelar yang mengirim. Biasanya motor asal Situbondo dan Sampang yang banyak masuk,” bebernya. Rabu (05/07/25).

Namun, nominal tersebut tidak berlaku bagi sebuah matic STNK-an yang diketahui baru saja turun dari Kapal Dharma Fery 1 . Setelah baru saja meng-aspalkan bannya di Pulau Sapudi, motor itu pun ‘terpaksa’ singgah di Polsek.

Mengetahui matic miliknya mampir tanpa ijin ke kantor aparat, sang empu motor STNK-an tersebut lantas menghubungi Hasan, salah seorang tokoh pemuda Pulau Sapudi yang sejurus kemudian menuju Polsek.

Baca Juga:  Sita Miras di Tempat Hiburan yang Tutup, Satreskoba Polresta Sumenep Dinilai Garing

“Iya saya dimintai tolong untuk ke Polsek. Setibanya di sana, Kapolsek lagi zoom meting. Saya disuruh ketemu dengan anggotanya. Tapi setelah bertemu, saat itu motornya sudah tidak ada di lokasi,” ungkap Hasan. Kamis (06/08/26).

Mendapati motor yang ditujunya tidak lagi berada di lokasi, Hasan menghubungi si pemilik motor yang menyuruhnya. “Dari yang bersangkutan saya tahu, kalau sudah memberi uang sejumlah satu juta di Polsek Sapudi,” ujarnya.

“Kepada siapa yang bersangkutan memberikan uang satu juta itu, saya tidak tahu pasti karena saya tidak menindaklanjuti lebih jauh. Tetapi biasanya sih melalui IP (inisial) ,” sambung Hasan.

Baca Juga:  Eks Kabag Hukum Pemkab Sumenep Disebut Markus Pejabat

Menurutnya, IP adalah penadah motor bodong di Pulau Sapudi yang menjadi mata-mata Polsek sekaligus pedagang yang bermitra. “Kalau ada motor STNK-an yang tidak lewat dia pasti dia yang sok sibuk bertanya kelengkapan suratnya,” bebernya.

Sementara Kapolsek Sapudi AKP Taufik Rahman yang dikonfirmasi sebelumnya mengenai dugaan keterlibatan pihaknya dalam peredaran motor STNK-an yang semakin ramai di pulau yang terkenal sebagai penghasil sapi kerap terbaik itu, membantahnya.

“Tidak ada, saya belum menemukan itu. Coba nanti saya tanyakan dulu ke anggota saya. Tidak tahu kalau sebelum-sebelumnya ya,” dalih Kapolsek Sapudi yang pernah menjabat posisi yang sama di wilayah Pulau Sapeken. Rabu (05/07/26).

Facebook Comments Box

Penulis : Ferro

Editor : Faldy Aditya

Sumber Berita: inSuara

Follow WhatsApp Channel insuara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gunung Sampan Situbondo Diduga Masih Jadi Sarang Maksiat, Nama Ketua RT Mencuat
Setelah Mobil Bekas, Ipung Bocah Sakti Disebut Produksi Rokok Ilegal
Eks Kabag Hukum Pemkab Sumenep Disebut Markus Pejabat
Ngaku Berhubungan dengan Slamet Ariyadi dan Tipu Investasi Dapur MBG, Perempuan Ini Dipolisikan
Sita Miras di Tempat Hiburan yang Tutup, Satreskoba Polresta Sumenep Dinilai Garing
Mr Ball Terkesan Menantang, Apakah PCNU Sumenep Akan Bertindak?
Tidak Segan Proses Anggota Bermasalah, AJS Apresiasi Kapolresta Sumenep
Tokoh Pemuda Pulau Sapudi Dukung Perubahan Nama Menjadi Kabupaten Kepulauan Sumenep

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Gunung Sampan Situbondo Diduga Masih Jadi Sarang Maksiat, Nama Ketua RT Mencuat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Setelah Mobil Bekas, Ipung Bocah Sakti Disebut Produksi Rokok Ilegal

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Eks Kabag Hukum Pemkab Sumenep Disebut Markus Pejabat

Senin, 7 September 2026 - 11:55 WIB

Sita Miras di Tempat Hiburan yang Tutup, Satreskoba Polresta Sumenep Dinilai Garing

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Mr Ball Terkesan Menantang, Apakah PCNU Sumenep Akan Bertindak?

Berita Terbaru

MH Said Abdullah salurkan bantuan tumah tidak layak tinggal untuk warga Pulau Raas.

Nasional

Bantuan MH Said Abdullah Sentuh Warga Pulau Raas

Minggu, 18 Okt 2026 - 18:36 WIB

WT, Eks Kabag Hukum Pemkab Sumenep dikabarkan jadi markus sejumlah pejabat teras.

Daerah

Eks Kabag Hukum Pemkab Sumenep Disebut Markus Pejabat

Minggu, 4 Okt 2026 - 22:16 WIB

Fauzi AS : Surat AI Pada Presiden dan Menhan.

Opini

Surat AI Pada Presiden dan Menhan

Kamis, 1 Okt 2026 - 18:29 WIB